468x60 Ads

Wednesday, April 30, 2014

SALUR NAFAS/ DEFTERIA/TENGGOROK

APAKAH DEFTERIA/TENGGOROK



Difteria adalah jangkitan bakteria yang berpunca daripada Corynebacterium difteria (C. difteria). Penyakit ini menyerang bahagian atas mukosa saluran pernafasan dan kulit yang terluka.
Pembawa kuman ini adalah manusia sendiri dan ia amat sensitif kepada faktor-faktor alam sekitar seperti kekeringan, kepanasan dan sinaran matahari. Difteria adalah juga sakit berjangkit disebarkan daripada kulit, saluran pernafasan dan sentuhan dengan pesakit difteria itu sendiri. Kadar kematian akibat difteria paling tinggi di kalangan bayi dan orang tua dan kematian biasanya berlaku dalam masa tiga hingga empat hari. Anak-anak usia kurang dari 5 tahun dan orang tua usia diatas 60 tahun sangat berisiko mendapat penyakit difteri, demikian pula mereka yang tinggal di lingkungan padat penduduk atau lingkungan yang kurang bersih dan juga mereka yang kurang gizi dan tidak diimunisasi DTP.

Rawatan bagi penyakit ini termasuk antitoksin difteria yang melemahkan toksin dan antibiotik. Erythromycin dan penisilin membantu menghapuskan bakteria dan menghentikan pengeluaran toksin. Umumnya difteria boleh dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang dewasa yang tidak mempunyai cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun. Radang tenggorok atau pharyngitis, adalah suatu penyakit radang yang menyerang batang tenggorok. Penyakit yang kerap disebut radang tenggorok itu ditandai adanya penebalan/ pembengkakan dinding tenggorok, berwarna kemerahan, ada bintik-bintik putih, disertai adanya rasa sakit menelan. Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi pada tenggorok. Paling banyak menyerang anak-anak, dan akan menyerang saat daya tahan tubuh kurang baik, misalnya karana kurang beristirahat. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan penularannya melalui butiran halus air ludah (droplet) yang mengandung kuman yang ada ketika anda bernafas. penyakit radang tenggorok sering kali menyerang anak-anak dan orang tua sehingga mereka merasa kesakitan dan tidak nyaman yang menyebabkan mereka hilang selera makan

Tanda dan Gejala Penyakit Difteri :
- Ada membran tebal warna abu-abu yang melapisi tenggorokan dan tonsil ( ciri khas )
- Sakit tenggorokan dan suara serak
- Sakit ketika menelan
- Kelenjar getah bening di leher membengkak
- Kesulitan bernafas dan nafas cepat
- Keluar cairan dari hidung
- Demam dan menggigil
- Malaise
- kanak-kanak tersebut tidak mahu bercakap
- sering kali batuk
- sakit kepala serta keluar air mata

Awas Jika Anda Lambat Bertindak :
- Nafas berhenti
- Radang pada otot jantung dengan
  gagal jantung atau aritmia
- Kelumpuhan syaraf

Defteri/Tenggorok Boleh Dicegah Jika :
1) Ambil segera antibiotik/paracetamol untuk mengurangkan demam dan sakit
2) Makan makanan yang sejuk, lembut dan minuman sejuk
3) Banyakkan minum air, jangan minum produk tenusu
4) Elakkan makanan yang masam, keras, rangup, berempah, pedas dan panas
5) Rehat secukupnya
6) Elak dari menghirup udara yang kotor
7) Elak dari bakteria
8) Amalkan minum madu/air asam jawa
9) Jangan Minum minuman yang berkafien
10) Jauhi Minuman yang beralkohol

Jika Defteria Berlanjutan : 

1) Jumpa doktor pakar untuk membuat pemeriksaan lanjut kerana doktor akan membuat penilaian
    secara individu bagi menentukan tindakan yang di ambil.
2) Buang segera kelenjar tonsil supaya tidak merebak kerana kalenjar tonsil yang besar menggangu
    pernafasan dan gaya tidur yang biasa untuk anak anda.

Demikian sedikit informasi tentang penyakit DIFTERI yang sering menyerang manusia. Segeralah berjumpa doktor untuk membuat pemeriksaan. Jika gejala awal tidak dirawat dengan segera, akan menyebabkan kematian. Oleh itu informasi ini sangat penting sekali bagi pemeliharaan kesihatan bagi masyarakat. Apapun alasannya, maka mencegah timbulnya difteri adalah lebih baik dan lebih ringan bebannya daripada mengubati penyakit yang dah kritikal. Mudah-mudahan informasi yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi masyarakat semua



Sakit pada tenggorokan mungkin biasa Anda alami. Namun, mungkin saja rasa sakit itu mengarah ke hal lain yang lebih serius, seperti penyakit difteri. Tanda dan gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan penyakit tenggorokan pada umumnya. Namun, penyakit ini lebih serius dan berbahaya. Sebab, jika tidak segera diobati, hal ini dapat menyebabkan kematian. - See more at: http://health.liputan6.com/read/691717/difteri-penyakit-tenggorokan-yang-mematikan#sthash.MXdrJBEH.dpuf
Sakit pada tenggorokan mungkin biasa Anda alami. Namun, mungkin saja rasa sakit itu mengarah ke hal lain yang lebih serius, seperti penyakit difteri. Tanda dan gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan penyakit tenggorokan pada umumnya. Namun, penyakit ini lebih serius dan berbahaya. Sebab, jika tidak segera diobati, hal ini dapat menyebabkan kematian. - See more at: http://health.liputan6.com/read/691717/difteri-penyakit-tenggorokan-yang-mematikan#sthash.MXdrJBEH.dpuf

0 comments:

Post a Comment